Kaum muda penggerak perubahan berkumpul di Cebu guna menjajaki solusi yang menjawab tantangan bersama
CEBU, Filipina, 10 Juni 2026 /PRNewswire/ — Sebanyak 32 delegasi mahasiswa dari berbagai negara di Asia berkumpul di Cebu dalam ajang Hitachi Young Leaders Initiative (HYLI) 2026. Selama sepekan, mereka mengikuti dialog, mempelajari isu-isu keberlanjutan, serta berpartisipasi dalam program pengabdian masyarakat dan pertukaran budaya lintasnegara dengan tema "Flow as One".

Duduk (dari kiri ke kanan): Philip Dy (Metrobank Foundation), Joseph Patrick Yap (FBSC One Tech), Kojin Nakakita (Hitachi Asia Ltd.), Yudai Ueno (Consulate-General of Japan in Cebu), Toshiaki Higashihara (Hitachi, Ltd.), Lourdes Josephine Gotianun-Yap (Filinvest Development Corporation), Lorena Dellagiovanna (Hitachi, Ltd.), Isabelle Therese Gotianun-Yap (East West Banking Corporation), Megumu Tsuda (Hitachi, Ltd.), Florence Chow (Hitachi Asia Ltd.)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Memasuki edisi ke-18, HYLI terus menjadi program unggulan Hitachi untuk memupuk pemimpin muda. Program ini mempertemukan mahasiswa berprestasi dengan para pemimpin dari dunia bisnis, pemerintahan, akademisi, organisasi masyarakat sipil, hingga sektor pembangunan.
Tema HYLI tahun ini mencerminkan pentingnya aksi kolektif dalam menjawab berbagai tantangan mendesak di Asia yang berkaitan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Tantangan tersebut hanya dapat diatasi jika negara, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai generasi bergerak dengan tujuan yang sama.
HYLI 2026 Resmi Dibuka di Cebu
HYLI 2026 resmi dibuka di Crimson Mactan melalui seremoni yang dihadiri para delegasi, mentor, pimpinan senior Hitachi, perwakilan diplomatik dan pemerintah, pelaku sektor swasta, pegiat isu keberlanjutan, mitra program, serta tamu dari University of San Carlos.
Dalam sesi pembukaan, sejumlah pimpinan Hitachi dan tamu kehormatan menyampaikan sambutan, termasuk Toshiaki Higashihara, Executive Chairman, Hitachi, Ltd.; Yudai Ueno, Konsul Jenderal Jepang di Cebu; Josephine Gotianun-Yap, Vice Chairperson, Filinvest Development Corporation; Lorena Dellagiovanna, Group Chief Sustainability Officer, Hitachi, Ltd.; serta Wali Kota Cebu, Nestor Archival.
Berbagai sambutan dari tokoh tersebut menempatkan isu keberlanjutan, tanggung jawab bersama, serta nilai-nilai kepemimpinan seperti rasa tanggung jawab, partisipasi aktif, dan empati sebagai fondasi utama HYLI 2026.
Pesan senada disampaikan oleh Philip Dy, President, Metrobank Foundation, serta alumni HYLI angkatan ketujuh pada 2005. Dalam paparannya, Dy mengenang pengalaman mengikuti HYLI yang telah membentuk kiprahnya sebagai pemimpin hingga saat ini. Ia mendorong para delegasi untuk membina hubungan dengan sesama peserta dan menemukan motivasi.
Sejak pertama kali digelar pada 1996, HYLI telah menginspirasi lebih dari 400 mahasiswa berbakat, termasuk Dy, untuk memperluas wawasan dan mendiskusikan berbagai isu global yang penting.
"Sejalan dengan misi kami untuk terus berkontribusi bagi masyarakat, saya bangga melihat para delegasi HYLI dari beragam latar belakang budaya yang berkumpul dan bekerja sama mencari solusi atas berbagai tantangan sosial. HYLI 2026 membuktikan bahwa para pemimpin muda tidak hanya tengah menyiapkan masa depan, namun juga telah ikut membentuknya. Dengan tema ‘Flow as One’, kami melihat bagaimana dialog, empati, dan kolaborasi dapat menyatukan berbagai gagasan menjadi langkah nyata yang membawa manfaat bagi masyarakat. Saya yakin, HYLI akan terus menghadirkan semakin banyak peluang bagi para inovator sosial muda, serta mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih inklusif," ujar Kojin Nakakita, Chairman, Hitachi Asia Ltd.
Mendorong Lahirnya Solusi dari Generasi Muda
Sepanjang kegiatan berlangsung, para delegasi bekerja sama dengan mentor dan peserta lain untuk mengkaji berbagai tantangan yang berkaitan dengan isu keberlanjutan dari perspektif regional, sosial, lingkungan, dan ekonomi. Pembahasan tersebut mencakup akses air bersih di Asia, kesenjangan keterampilan di kalangan tenaga kerja, praktik bio-mining berkelanjutan yang mendukung ekonomi sirkular berbasis mineral tanah jarang (rare earth economy), hingga persoalan sampah plastik di laut.
Berbagai wawasan tersebut lalu diterjemahkan menjadi presentasi yang berisi usulan solusi. Para peserta juga memperoleh masukan dari pemimpin industri, mentor, dan sesama delegasi. Proses ini memperkuat peran HYLI sebagai wadah untuk mengasah pemikiran kritis, keberanian menyampaikan gagasan, serta pengembangan solusi lintasnegara.
Mempelajari Isu Keberlanjutan dari Pengalaman Lapangan
HYLI 2026 tidak hanya berlangsung di ruang konferensi. Para delegasi juga mengunjungi sejumlah lokasi di Cebu untuk melihat praktik keberlanjutan secara langsung. Di Olango Marine Sanctuary, peserta mengikuti berbagai kegiatan edukatif, termasuk pemberian pakan ikan dan observasi hutan mangrove. Kegiatan tersebut memperdalam pemahaman peserta tentang keanekaragaman hayati laut, ketahanan wilayah pesisir, serta peran masyarakat dalam menjaga ekosistem alam.
Para delegasi juga berkunjung ke dua proyek utama Hitachi, yakni fasilitas Membrane Bio Reactor (MBR) System dan Seawater Desalination System (SWRO). Kunjungan tersebut menunjukkan bagaimana teknologi, infrastruktur, dan kolaborasi dapat mendukung aktivitas operasional yang lebih berkelanjutan.
Kepemimpinan yang Berakar pada Dampak Sosial
Rangkaian kegiatan HYLI 2026 juga mencakup program sosial, termasuk mempersiapkan paket perlengkapan sekolah untuk para penerima manfaat di komunitas lokal.
Dengan terlibat langsung dalam kegiatan masyarakat, para delegasi dapat menerjemahkan semangat "Flow as One" menjadi aksi nyata untuk membantu anak-anak dan komunitas yang membutuhkan.
Memperkuat Pemahaman Lintasbudaya
Selain sesi tentang kepemimpinan dan isu keberlanjutan, HYLI 2026 juga merayakan keberagaman budaya negara-negara peserta melalui acara Malam Budaya yang menampilkan pertunjukan dari setiap delegasi. Sesi tersebut menjadi ajang untuk mempererat persahabatan dan meningkatkan apresiasi terhadap perbedaan budaya. Melalui kegiatan ini, para peserta mempelajari bahwa kolaborasi yang efektif berawal dari sikap saling memahami.
Seiring berakhirnya HYLI 2026, Cebu menjadi ruang pembelajaran nyata tentang isu keberlanjutan, budaya, inovasi, dan keterlibatan masyarakat. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menginspirasi generasi pemimpin muda untuk menghadirkan perubahan positif di seluruh Asia.
Informasi lebih lanjut mengenai Hitachi Young Leaders Initiative tersedia di https://www.hitachi.asia/hyli/2026/.








